Profil Pesantren
Mengenal lebih dekat identitas dan perjuangan kami
Pondok Pesantren Bumi Damai Miftahul Ulum Annur
JL. KH Agus Salim No.14 Majangtengah Dampit Malang
0812-3456-7890
ppmuadampit@gmail.com
Visi Kami
""Mencetak generasi ulul albab yang cinta Al-Qur’an, berjiwa entrepreneur, dan melek teknologi, serta mampu menyesuaikan diri di tengah masyarakat.""
Misi Kami
1. Menumbuhkan Kecintaan terhadap Al-Qur’an 2. Mencetak Generasi Ulul Albab 3. Menyiapkan Santri Menjadi Entrepreneur Sejati 4. Meningkatkan Literasi dan Keterampilan Teknologi 5. Menumbuhkan Karakter Santri Sejati Mengamalkan Tiga Rukun Santri 6. Membentuk Santri yang Mampu Menyesuaikan Diri dengan Masyarakat
Sejarah Singkat
Saat ini desa majang tengah kec dampit Khususnya dusun kidul kali terdengar teriakan anak anak Di waktu pagi dan sore hari serta terdengar suara merdu para santri mengaji kitab suci al quran di malam hari, juga terlihat para santri mondar mandir kesana kemari membawa kitab kuning di malam hari, maka suasana tersebut tidak lepas dari sosok seorang kiyai yang cinta akan ilmu.
Beliau adalah KH M Syamsul Arifin. Beliau adalah sosok pejuang yang tak kenal lelah untuk selalu menanamkan benih benih ilmu kepada para santri dan masyarakat yang ada di sekitarnya.
KH Syamsul Arifin lahir pada tanggal 16 juni 1949. Masa kecil beliau berjalan tidak sama dengan anak anak kecil yang lain pada lazimnya. Sejak lahir beliau sudah lama dalam keadaan piatu, sehingga beliau diasuh ayahnya sendiri. Meski terlahir dari keluarga sederhana beliau tetap giat menuntut ilmu serta yakin semua cita citanya itu pasti akan tercapai meski berasal dari keluarga yang sangat sederhana.
Pendidikan awal yang diserap oleh KH Syamsul arifin adalah hasil dari didikan orang tuanya sendiri : H. Abdul Qohir. Dari ayahandanya inilah beliau belajar dasar dasar ilmu agama dan kehidupan. Beliau mengenyam pendidikan di sekolah dasar selama 5 tahun, mulai tahun 1957 hingga tahun 1962. Pada usia 13 tahun atau tahun 1962 beliau nyantri kepada kyai zainul ulum atau yang lebih dikenal dengan kyai tombu di pondok pesantren zainul ulum ganjaran gondanglegi malang selama 3 tahun. Habis nyantri kepada kiyai tombu kehausan akan ilmu masih ada dalam dadanya sehingga pada tahun 1964, beliau melanjutkan pengembaraannya untuk mencari ilmu ke pondok pesantren sidogiri pasuruan.
Berkat kepandaiannya juga beliau langsung duduk di kelas satu tsanawiyah. Beliau menimba ilmu di sidogiri selama tiga tahun. Dan sebelum kembali pulang, beliau mesti menjalani amanah dari pondok pesantren sidogiri yaitu menjadi “guru bantu” selama satu tahun. Dan beliau di tempatkan di pulau garam, tepatnya di desa sepolo kec. Arusbaya bangkalan Madura. KH. Syamsul arifin di kenal sebagai sosok kyai yang tegas, di siplin, tidak kenal lelah serta cinta akan ilmu. Sebagai seorang kiyai yang cinta akan ilmu, kontribusi beliau terhadap umat sangatlah Penting.
Jejak Perjuangan Dakwah KH Syamsul Arifin.
Setelah mengenyam pendidikan Pondok Pesantren Mansyaul Ulum dan PP Sidogiri Pasuruan. Dan melanjutkan Keperguruan tinggi IKIP PGRI MALANG setelah pendidikan perkuliahan S1 Beliau langsung diangkat PNS.
Jejak perjuangan Dakwah KH Syamsul Arifin antara lain : Mendirikan Yayasan Miftahul Ulum Annur pada tahun 1968 dengan Unit Pendidikan : RA Sultan Agung Dampit, MI Sultan Agung Dampit berdiri tahun 1968, MTS Miftahul Ulum Dampit berdiri tahun 1984, MA Miftahul Ulum Dampit berdiri tahun 2011